Cuplikan Video Goal - Meski sudah mati-matian mengejar defisit tiga gol, sembilan pemain Chelsea akhirnya mesti akhiri pertandingan pembuka musim dengan kepala tertunduk.
Bertahan Liga Primer Inggris Chelsea memulai kampanye musim 2017/18 lewat cara ceroboh sekaligus mengagumkan. Menjamu Burnley di Stamford Bridge, Sabtu (12/8) malam WIB, Chelsea sangat terpaksa kalah tipis 3-2 walau sudah berjuang mati-matian mengejar ketertinggalan tiga gol dengan sembilan pemain.
Tiga gol Burnley di sesi pertama dan dua kartu merah terpaksa diderita Chelsea di pertandingan yang mendebarkan ini, akan tetapi hal itu tidak membuat armada Antonio Conte menyerah begitu saja. Lewat semangat spartan, tuan-rumah dua kali memperkecil keadaan lewat Alvaro Morata serta David Luiz. Sayang, The Blues tetaplah tak kuasa menolak kekalahan di pengujung cerita.
Petaka Chelsea di pertandingan ini bermula dari pelanggaran Gary Cahill di menit ke-13. Mencoba bermain di area sendiri, Cahill yang kehilangan bola langsung memberi tekel keras pada Steven Defour. Wasit Craig Pawson yang lihat kejadian itu dari jarak dekat tanpa ada ampun mencabut kartu merah untuk kapten Chelsea itu.
Selama sepuluh menit lalu, Chelsea masih tetap terlihat solid. Akan tetapi, di menit ke-24, Burnley mampu memanfaatkan kelebihan jumlah pemain dengan buka keunggulan. Satu crossing Matthew Lowton dari sayap kanan berhasil disambar Sam Vokes lewat tendangan setengah voli yang tidaklah terlalu keras, tetapi tetap gagal diselamatkan Thibaut Courtois
Chelsea selalu ngotot menyerang serta hal tersebut buat mereka begitu rentan ketika giliran Burnley yang lakukan serangan. Di menit ke-39, lubang pertahanan tuan-rumah kembali terekspos saat Stephen Ward menerima umpan Jack Cork, melewati hadangan N’Golo Kante, dan menerjang gawang Courtois lewat tendangan kaki kiri nan keras, 2-0.
Untuk kian menggarami luka Chelsea, Vokes cetak gol keduanya mendekati turun minum. Penyerang internasional Wales ini berhasil menanduk umpan dari Defour serta memaksa Chelsea tertunduk lesu menuju ruangan ganti dalam keadaan ketinggalan 3-0.
Memasuki babak kedua, Chelsea lakukan sejumlah penyesuaian. Antonio Conte berpindah ke formasi empat bek dengan mendorong Azpilicueta maju ke depan. Masuknya striker anyar Alvaro Morata di menit ke-60 merubah jalannya pertandingan dimana Chelsea tampak lebih percaya diri serta agresif dalam melakukan serangan.
Setelah sepakan bebas Marcos Alonso ditepis Tom Heaton, Chelsea pada akhirnya mampu memperkecil kondisi di menit ke-69 saat Morata menanduk umpan silang Willian. Berselang sebagian menit, rekrutan termahal Chelsea itu kembali menggetarkan gawang Burnley, tetapi dianulir karena ada dalam tempat off-side.
Di waktu sedang getol-getolnya menyerang, Chelsea mendapatkan pukulan di menit ke-81 setelah wasit memberi kartu kuning ke dua untuk Cesc Fabregas karena melanggar Cork. Bermain dengan sembilan pemain, Chelsea malah kembali memperkecil kondisi di menit ke-88 lewat tembakan voli David Luiz yang menyambut umpan sundulan Morata, 3-2.
Gol ini membuat pertandingan makin mendebarkan. Selanjutnya, Burnley nyaris memperbesar skor ketika sepakan bebas Robbie Brady terserang tiang. Di masa injury time empat menit, Chelsea terus berusaha keras menyamakan skor, tetapi kemenangan untuk anak asuh Sean Dyche tidak berubah.
(Cuplikan Video Goal)
